Benteng Van Der Wijck Gombong, Benteng Bersejarah Di Kebumen

Benteng Van Der Wijck Gombong ini adalah benteng peninggalan zaman kolonial sekitar abad 19. 

Nama Van Der Wijck ini sendiri berasal dari seorang Komandan dari Belanda yang mempunyai prestasi mengalahkan perlawanan masyarakat Aceh pada saat itu.

Foto Milik @dariandsp
Jika kalian pernah mendengar nama Van Der Wijck, kemudian bepikir adalah sebuah kapal yang ditumpangi oleh Hayati. Kemudian kapal tersebut tenggelam di perajalanan menuju Padang, kalian salah besar.

Tetapi jika kalian sering melihat Film Box Office Indonesia dan melihat secara jeli, kalian pasti paham tempat ini pernah digunakan sebagai lokasi pembuatan sebuah film yang fenomenal di Indonesia.

sudah tau ? 

Masak sih nggak tau ?

Benteng Van Der Wijck Gombong ini pernah digunakan untuk pembuatan Film The Raid 2. 

(Sudah tau kan sekarang)

Setting benteng ini digunakan pada saat pengambilan gambar di lapangan sebuah penjara, kemudian terjadi pertarungan besar-besaran di sana.

Sudah ya bahas soal filmnya, mari kita bahas tentang keindahan dan daya tarik dari Benteng Van Der Wijck ini.

Lokasi Benteng Van Der Wijck ini sendiri berada di daerah Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Lokasinya yang tidak jauh dari jalan Yogyakarta-Purwokerto membuat benteng ini tidak sulit untuk dikunjungi.

Lokasi yang tidak jauh dari kota Kebumen dan lokasi yang strategis inilah yang menjadi dasar pembangunan benteng ini. 

Dulunya Benteng Van Der Wijck sebagai markas tentara Belanda untuk memerangi pasukan kuat milik Pangeran Diponegoro.

Namun karena kekuatan Pangeran Diponegoro sangatlah kuat dan didukung oleh banyak pemimpin di kawasan Jawa membuat Belanda akhirnya dapat dikalahkan.

Pada masa penjajahan Jepang, Benteng Van Der Wijck ini digunakan sebagai tempat latihan tentara PETA.

Dengan luas sekitar 3.000-an Meter Persegi, serta memiliki ketinggian lebih dari 9 meter. Membuat Benteng Van Der Wijck ini terlihat kokoh tak tertandingi.

Warna merah yang mendominasi, akan sangat mudah bagi kalian untuk mengenali.
Foto Milik @dariandsp
Kini komplek Benteng Van Der Wijck ini telah beralih fungsi sebagai sekolah calon Tamtama dan sebagai barak militer TNI AD. 

Selain digunkan untuk kegiatan TNI, beberapa tempat di kawasan Benteng Van Der Wijck ini juga digunakan sebagai Hotel dan ruangan serba guna. 

Yang paling penting, Benteng Van Der Wijck ini telah dijadikan sebagai obyek wisata andalan dari Kota Kebumen bersama dengan Goa Jatijajar.

Akses Menuju Benteng Van Der Wijck

Benteng Van Der Wijck ini tepatnya berada di Jalan Sapta Marga, Gombong, Kebumen. Jika dari kota Gombong masih sekitar 4 Km ke arah barat. Karena Tempat ini masih di daerah Kota, membuat kalian akan mudah mengaksesnya dengan kendaraan pribadi.

Jika kalian masih ragu dan bimbang, ikuti saja  Peta menuju Benteng Van Der Wijck di bawah ini :


Harga Tiket Masuk Benteng Van Der Wijck

Kalian dapat memasuki benteng ini dengan membayar tiket masuk Benteng Van Der Wijck sebesar Rp 25.000. (Harga bisa saja berubah sewaktu-waktu)

Memang terlihat cukup mahal bagi sebagian orang yang hanya untuk mengunjungi benteng. Tapi dengan harga tiket itu kalian sudah mendapatkan fasilitas untuk mengunjungi waterpark dan kereta mini yang ada di atas benteng Van Der Wijck ini.

Selain menikmati keindahannya, kalian juga bisa belajar sejarah di benteng ini. Karena di dalam benteng, juga dibuat semacam musium untuk kita lebih mengenal sejarah Benteng ini dan sejarah peperangan pada masa penjajahan dulu.

Liburan yang asik adalah selain menyenangkan tetapi juga dapat ilmu yang bermanfaat dan menambah wawasan. Ketiganya bisa kalian dapatkan ketika mengunjungi Benteng Van Der Wijck ini.



Ditengah era yang semuanya harus didokumentasikan, Benteng Van Der Wijck ini dapat memenuhi hasrat kalian. Karena sudut-sudut benteng ini sangat fotogenic dan pas buat kalian posting di akun media sosial.

Terlebih lagi bagi kalian yang suka dengan Fotografi, kami sangat merekomendasikan untuk mengunjungi tempat ini.

Ya, sekali-kali mengunjungi tempat-tempat bersejarah biar kita tidak lupa dengan sejarah bangsa kita sendiri.

Kata Bung Karno Jas merah, yang memiliki kepanjangan jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Agar jiwa nasionalisme kita tetap terpupuk di dalam jiwa.

Tapi sejarahmu dengan dirinya yang telah lalu boleh dilupakan sih. 

Selamat mencoba mengunjungi tempat-tempat baru, percayalah Indonesia selalu memiliki tempat asik untuk dikunjungi.

Selamat Berlibur !!!

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Benteng Van Der Wijck Gombong, Benteng Bersejarah Di Kebumen"

Post a Comment