10 Tempat Wisata di Dieng Yang Wajib Kalian Kunjungi

Siapa yang tidak  kenal Dataran Tinggi Dieng. Tempat dengan berjuta pesona, berbagai destinasi wisata yang luar biasa akan membuat kalian betah berwisata di sana dan akan selalu rindu untuk kembali lagi. 

Menurut legenda, Dieng adalah tempat bersemayamnya para dewa. Dari namanya yang berarti "di" adalah tempat dan "Hyang" berarti Dewa atau Dewi. Kurang lebih dapat disimpulkan bahwa Dieng adalah tempat bersemayamnya para dewa dan dewi. Karena para Dewa tidak pernah salah tempat untuk bersemayam, maka dari itu bumi Dieng terlihat sangat indah dan makmur. 

Lokasi Dataran Tinggi Dieng ini berada di perbatasan dua Kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara. Untuk aksesnya kurang lebih 30 Km dari kota Wonosobo. Dengan ketinggian yang berada di kisaran 2.000 mdpl, membuat rataan suhu di Dieng antara lain 10-20 Derajat. Kalau sudah berada di Dieng, sayang kalau tidak berwisata. Berikut ini adalah 10 tempat wisata terbaik yang ada di Dieng.

1. Bukit Sikunir

www.panorlens.com
Foto milik @dariandsp
Yang pertama yang harus kalian kunjungi adalah Bukit Sikunir. Pesona Golden Sunrise yang dimiliki Bukit Sikunir ini akan membuat kalian terpesona. Bukit Sikunir sendiri adalah salah satu tempat wisata andalan di Dataran Tinggi Dieng.

Berlokasi di Desa Sembungan dan memiliki ketinggian 2.370 mdpl membuat kalian cukup merasakan sensasi pendakian gunung. Karena suhu yang ada di puncak Sikunir sendiri berada dikisaran 10-15 Derajat pada pagi hari.

Akses Menuju Bukit Sikunir

Aksesnya tidak terlalu sulit, karena di komplek wisata yang ada di Dieng disediakan petunjuk arah yang sangat detail. Jika kalian dari kota Wonosobo kalian akan menemui pertigaan Dieng. Dari situ kalian bisa belok ke kiri dan mengikuti petunjuk jalan menuju Sikunir. Kemudian kalian akan bertemu dengan gapura Desa Sembungan, yang berarti tidak jauh lagi kalian akan memasuki area wisata Bukit Sikunir.

Di area wisata Bukit Sikunir juga terdapat sebuah telaga yang bernama telaga Cebong. Untuk mengetahui Informasi tentang Bukit Sikunir secara lebih detail silahkan baca Bukit Sikunir Tempat Terbaik Berburu Sunrise.

2. Gunung Prau 

www.panorlens.com

Gunung Prau ini cocok bagi kalian yang suka dengan kegiatan outdoor. Gunung Prau ini juga sangat di rekomendasikan bagi kalian yang ingin sekali mendaki gunung tapi belum memiliki pengalaman atau pemula. Tetapi silahkan baca terlebih dahulu Tips Untuk Para Pendaki Pemula. Agar memudahkan kalian untuk mempersiapakn diri sebelum pendakian.

Dengan ketinggian hanya sekitar 2.565 mdpl, termasuk gunung yang tidak terlalu tinggi untuk didaki. Tetapi dalam pendakian, tinggi sebuah gunung tidak dapat dijadikan tolak ukur kemudahan jalur pendakian yang akan kalian lewati. Tapi tenang, Gunung Prau ini sangat aman dan sopan untuk kalian para pemula.

Daya tarik utama gunung ini adalah sunrise di area camp yang sangat luar biasa. Kalian akan melihat gunung Sindoro dan Sumbing menjadi aktor utama dalam lanskap yang akan kalian saksikan dipagi hari.

Untuk jalur pendakian ada beberapa jalur, tetapi kami lebih menyarankan kalian memilih jalur pendakian dari Dieng. Karena berdasarkan pengalaman, jalur Dieng lebih landai dan lebih cepat sampai ke puncak.

3. Telaga Warna

www.panorlens.com

Telaga Warna adalah tempat wisata yang harus kalian kunjungi selanjutnya. Telaga Warna ini masuk di wilayah Dieng Wetan, Wonosobo. Tidak terlalu sulit untuk mengunjungi tempat ini karena berada di jalur utama jalan daerah wisata Dieng. 

Daya tarik utamanya adalah sebuah danau dengan air berwana-warni dengan latar pegunungan akan membuat momen kalian terasa berharga. Apalagi untuk kalian yang suka Fotografi, kalian akan sangat dimanjakan dengan spot-spot yang tidak diduga-duga sebelumnya.

Menurut masyarakat sekitar, terdapat mitos yang menyebabkan air dari telaga ini menjadi berwarna. Konon ceritanya, pada jaman dahulu ada seorang bangsawan yang tidak sengaja menjatuhkan cincinnya di telaga ini yang kemudian membuat telaga ini berubah warna. 

Namun setelah dikaji secara ilmiah, warana telaga ini berasal dari endapan sulfur di dasar telaga yang membuat danau ini berubah warna dan cincin si bangsawan tetap belum diketemukan.

Berniat mencari cincin si bangsawan ? langsung ke Telaga Warna saja.

4. Telaga Pengilon

www.panorlens.com
Foto milik @harygustari21
Telaga Pengilon ini masih bersebelahan dengan Telaga Warna, jadi sayangkan kalo tidak dikunjungi sekalian. Telaga Pengilon ini seperti saudara dari Telaga Warna. Karena yang namanya saudara sudah pasti berbeda karakter, watak dan rupanya. Berbeda dengan Telaga Warna, Telaga Pengilon ini memiliki air yang putih bersih seperti cermin (pengilon).

Mitos yang ada di Telaga Pengilon ini juga berbeda dengan saudaranya. Menurut cerita yang beredar di masyarakat, Telaga Pengilon ini dahulunya sering digunakan mandi oleh para bidadari. 

Kemudian setelah mandi para bidadari tersebut dapat berkaca dari air di telaga ini untuk melihat sisi baik dan buruknya. Jika diambil lebih filosofisnya, nama Pengilon ini diambil sebagai sarana untuk kita selalu mawas diri.

5. Batu Ratapan Angin

www.panorlens.com
foto milik @dariandsp
Tempat Wisata di Dieng selanjutnya adalah Batu Ratapan Angin. Beberapa orang mengenalnya dengan Batu Pandang Dieng atau Batu Pandang Telaga Warna. Dari atas sini, kalian akan dapat melihat perbedaan warna dari Telaga Warna dan Telaga Pengilon.

Asal-usul nama Batu Ratapan Angin sendiri berasal dari suara yang dihasilkan angin saat menembus rindangnya pepohonan dan bebatuan, yang menimbulkan suara seperti siulan dan ratapan. Di sekitar tempat ini juga terdapat beberapa wahana buatan seperti flying fox dan jembatan buatan. 

Untuk cerita lebih detail tentang tempat ini silahkan baca Batu Ratapan Angin, Bukit RomantisDi artikel tersebut dijelaskan cukup detail tentang apa yang ada di Batu Ratapan Angin dan cara aksesnya.

6. Kawah Sikidang

www.panorlens.com


Yang berikutnya ini adalah salah satu yang paling populer di kawasan Dieng, Kawah Sikidang namanya. Keunikan dari Kawah Sikidang adalah lokasi kawahnya berada di daratan yang cenderung landai. Tidak seperti kawah-kawah lainnya yang harus mendaki gunung terlebih dahulu untuk menyaksikannya. Di Sikidang kalian hanya tinggal parkir, jalan sebentar kemudian sampai.

Di sekitar area Kawah Sikidang, kalian akan menemukan beberapa kawah kecil yang sudah tidak aktif. Tapi menurut warga sekitar, beberapa kawah yang aktif berpindah-pindah tempat ke kawah yang lain. Hal tersebut juga yang melatarbelakangi penamaan kawah ini dengan nama Sikidang. Karena seolah-olah kawah tersebut seperti melompat-lompat berpindah tempat seperti Kidang (Kijang).

Ketika kalian mengujungi tempat ini, pastikan kalian membawa masker untuk menutupi hidung. Karena seperti kawah-kawah yang lainnya, bau belerang di kawah ini amat sangat menyengat. Bagi yang tidak tahan dengan bau belerang dan menghirupnya tanpa masker akan membuat kepala kalian sedikit pusing dan sesak napas.

7. Candi Arjuna 

Foto milik @widyasakha

Tidak hanya wisata alamnya yang indah, Dieng juga menyajikan wisata sejarah dari masa lalu yaitu Candi Arjuna. Candi Arjuna ini ditemukan pada abad ke-18 oleh seorang tentara Belanda bernama Theodorf Van Elf. Namun setelah penemuannya, baru 40 tahun kemudian upaya penyelamatan candi dilakukan oleh orang berkebangsaan Inggris bernama HC Cornelius.

Lokasi Candi Arjuna ini berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Komplek Candi Arjuna ini memiliki luas sekitar 1 hektar. Candi Arjuna sendiri bercorak Hindu dan memiliki lima buah candi. Yaitu Candi Arjuna, Candi Puntadewa, Candi Srikandi, Candi Sebadra dan Candi Semar.

Komplek Candi Arjuna ini sangat fotogenic, terutama kalian yang doyan fotografi atau yang hanya gemar berselfie, akan sangat merasa bahagia mengunjungi tempat ini. Karena lingkungan candi yang luas dan dari jauh terlihat lanskap pegunungan, akan membuat foto-foto kalian semakin eksotis.

8. Telaga Merdada

Foto milik @kukuhprasetyonugroho
Telaga Merdada adalah salah satu dari sekian telaga eksotis yang ada di Dieng. Yang menjadikan Telaga Merdada ini unik dan berbeda adalah telaga ini merupakan telaga terluas yang ada di kawasan Dieng ini. Dengan luas telaga mencapai 25 Hektar, Telaga Merdada ini digunakan masyarakat sekitar sebagai penopang air bersih untuk kehidupan sehari-hari.

Menurut cerita, Telaga Merdada ini adalah bekas letusan gunung api pada jaman dahulu kala. Dapat dilihat dari bentuknya yang seperti cekungan dalam seperti kaldera yang terisi air. Jika kalian mengunjungi telaga ini, kalian akan menemukan pohon buah khas dari Dieng yaitu adalah buah Carica.
Di Telaga Merdada, kalian juga bisa mendirikan tenda untuk melakukan kegiatan kamping bersama teman-teman terdekat.

9. Gardu Pandang Tieng

Foto milik @indra_jalanjalan
Gardu Pandang Tieng adalah lokasi berikutnya yang harus kalian kunjungi. Menawarkan Golden Surise yang menakjubkan, tempat ini juga bisa jadi alternatif bagi kalian yang kesiangan dan kehabisan waktu untuk melihat matahari terbit di Bukit Sikunir.

Lokasi Gardu Pandang Tieng ini berada di pinggir jalan dari arah Wonososbo. Gardu Pandang ini memiliki ketinggian 1789 mdpl. Dengan ketinggian seperti itu kalian dapat melihat kota Wonosobo dan sekitarnya dari kejauhan. 

Tidak hanya Sunrise yang menjadi andalan tempat ini. Pada saat malam hari, Gardu Pandang ini akan menjadi seperti bukit bintang yang ada di Jogja, karena cahaya lampu perkotaan terlihat sangat jelas dari Bukit Pandang Tieng ini.


10. Bukit Sumurup

Destinasi terkahir yang harus kalian kunjungi adalah Bukit Sumurup. Ada juga yang menyebut tempat ini dengan Lembah Sumurup, karena di tempat ini terdapat padang rumput sang sangat luas dan sangat jarang pengunjung alias masih sepi dan alami.

Lokasi Bukit Sumurup ini tidak terlalu jauh dari Kawah Sikidang. Tetapi karena belum terlalu dikelola dengan baik, membuat bukit ini masih minim fasilitas. Tempat ini sangat pas buat kalian yang suka melakukan kegiatak kamping. Selain keindahan padang rumputnya disini sangat terkenal pada saat kemarau terdapat embun beku yang pasti akan sangat jarang ditemui di tempat-tempat lain.

Ketika mengunjungi Dieng jangan lupa membeli oleh-oleh khas dari dieng yaitu manisan Carica dan minuman penambah stamina Purwoceng. Jangan lupa pula menikmati kuliner khas wonosobo yaitu mie Ongklok yang tidak akan kalian temui di tempat lain. 

Selamat Berlibur !!

Share this:

Post a Comment

 
Copyright © Panorlens. Designed by OddThemes