Jalur Pendakian Gunung Arjuna dan Tempat Mistisnya

Apa yang terlintas ketika kalian mendengar nama Arjuna ?
lagu dari Dewa 19 ? atau Sahir Shaikh ? 

Di dalam tokoh pewayangan, nama Arjuna atau orang jawa menyebutnya Arjuno, memiliki peran yang sentral. 

Kalian pasti juga pernah dengar perang barathayudha antara Pandawa dengan Kurawa. Apalagi kalau kalian penggemar berat serial di TV itu yang main orang India itu, pasti kalian sudah hafal ceritanya.

Kita tidak akan membahas tentang Arjuna di pewayangan.

Tetapi ketika kalian mendaki gunung Arjuna kalian bisa membayangkan betapa gagahnya sosok Arjuna tersebut jika memang ada.

Menurut mitos yang beredar, Gunung Arjuna ini merupakan tempat Moksa-nya Arjuna dan Eyang Semar.

 

Gunung Arjuna dikenal sebagai salah satu destinasi para pencita kegiatan pendakian.

Gunung ini cukup tinggi yaitu memiliki ketinggian 3.339 meter dari permukaan laut.

Jalur yang menantang, kemiringan yang curam, mitos-mitos yang berkembang,
menjadi bumbu yang mengasyikkan untuk dirasakan. 

Gunung Arjuna juga terkenal dengan keangkerannya, tidak jarang pula sering memakan korban jiwa.

Jalur yang bisa dibilang cukup mistis yaitu jalur pendakian dari Purwosari, yang kebetulan setiap posnya banyak sekali peninggalan kerajaan Jawa pada masa lalu. 

Baik berupa makam atau bangunan berupa candi.

1. Goa Ontobogo


Jika kalian melakukan pendakian dari Jalur Purwosari, pada pos pertama kalian akan dipertemukan dengan sebuah goa yang bernama Goa Ontobogo.

Menurut juru kunci, Goa ini ditunggu oleh seekor ular naga yang panjangnya bukan kepalang.

Untuk pos pertama ini, kesan mistis tidak akan terlalu terasa.

Karena bangunan di goa Ontobogo ini dirawat dengan baik, dan banyak infrastruktur yang memadai untuk para peziarah, serta jarak dengan pemukiman juga tidak terlalu jauh. 

Tapi ini baru permulaan, baru juga pos satu, hehe

Kurang lebih setengah jam dari Goa Ontobogo kalian akan menemui pos kedua yang bernama

2. Tampuono



Di pos ini, kalian memasuki pintu gerbang untuk menuju ke dalam hutan, karena setelah pos ini dan pos Eyang Sakri kalian akan dihadapkan dengan medan menanjak dan berada di dalam hutan yang cukup lebat.

Pos Tampuono ini terdapat makam Eyang Sekutrem dan ada pula sendang Dewi Kunti sebagai tempat untuk mengambil persediaan air minum.

Tempat ini seperti komplek untuk pemujaan terhadap arwah leluhur. Karena ada beberapa tempat yang dilarang dimasuki secara sembarangan dan ditunggu oleh beberapa juru kunci.

Pada area ini kalian sudah akan menemui banyak serangan nyamuk-nyamuk ganas. Bawa lotion anti nyamuk sangat disarankan.

Tidak jauh dari Tampuono, kurang lebih 10 menit kalian akan sampai pada makam eyang sakri. 

Jika kalian beruntung, di perjalanan diantara pos ini kalian akan mencium wangi dupa yang semerbak.

hihi.

3. Gubug Rahayu



Setelah dari Eyang Sakri, kalian akan menanjak dan mlipir sedikit di tepian jurang.

Kemudian kalian akan berjalan sedikit kembali masuk ke dalam hutan, tenang dan akan terlihat gubug ini di sebelah kanan jalan kalian.

Percaya tidak percaya suasana ditempat ini langsung berasa aneh dan super duper mistis, sangat tidak disarankan kalian berjalan sendirian disini, apalagi kamu yang gampang panik.

Hal pertama yang membuat tempat ini menjadi sedikit menyeramkan karena letak gubug yang berada di tengah hutan.

Tapi tidak jadi masalah jika kalian tidak berfikiran yang aneh-aneh. Intinya berfikir positif

Ohya, ada beberapa pantangan yang sering diingatkan ketika mendaki gunung Arjuna yaitu dilarang mendaki dalam jumlah rombongan ganjil dan kalian dilarang menggunakan atribut yang berwarna merah.

Percaya nggak percaya sih, tapi mitos yang berkembang di Arjuna ya seperti itu.


4. Eyang Semar



Ketika sampai di Pos Eyang Semar, kalian akan dimanjakan oleh pemandangan luas ke arah kota Malang dan sekitarnya.

Di pos ini, kalian juga untuk pertama kalinya akan keluar dari dalam hutan dan mengakhiri penderitaan dari serangan nyamuk ganas.

Terdapat beberapa gubug peristirahatan di pos ini. tetapi menurut beberapa pendaki, tidak disarankan untuk bermalam di tempat ini.

Katanya banyak yang digangguin . hiiiii

Menurut mitosnya, Eyang Semar adalah penasehat kepercayaan dari Arjuna, seperti diawal tadi, konon katanya ditempat ini Eyang Semar melakukan moksa.

Bingung sama apa itu moksa ? coba deh cek di wikipedia atau sumber yang lain, takut salah arti hehe

5. Mangkutoromo



Mangkutoromo merupakan tempat terbaik untuk kalian beristirahat, memasak untuk mengisi perut dan untuk camp sebelum lanjut ke puncak Arjuna.

Ohya, di Pos Mangkutoromo terdapat gubug disebelah kiri yang dapat kalian manfaatkan untuk tidur.

Jika kalian malas buang air sembarangan, di tempat ini juga sudah disediakan Toilet dengan air yang melimpah.

Ketika sampai di Pos ini sempatkan berbincang dengan juru kuncinya yang bernama pak Parto.

Ajaklah berbicara tentang sejarah Jawa dan tempat-tempat yang ada di gunung Arjuna ini, saya jamin kalian pulang dari gunung Arjuna dengan banyak sekali pengalaman yang menarik.

(info terbaru, Pak Parto sedang turun gunung dan belum kembali ke Mangkutoromo hampir 1 tahun terakhir)

Di tempat ini banyak orang yang bertapa, berziarah atau bahkan ada yang mencari kesaktian.
Akan banyak sekali ditemukan dupa-dupa di sana-sini.

Sudah cukup di Mangkutoromo kalian akan berjalan ke atas sekitar 20 menit dan sampailah di sini

6. Candi Sepilar




"Sepilar iku Sepi Ing Nalar" Kata Pak Parto

kalo di bahasa Indonesiakan mungkin kira kira "Sepilar itu Sepi dalam berfikir".

Katanya pak parto lagi, kalau kita bisa berfikir jernih (sepi) kita pasti bisa menemukan arti hidup.

Gimana, lumayan kan filosofinya.

Mitosnya di Candi sepilar itu, bagi yang bisa lewat di tengah bagian candi sepilar, niscahya semua keinginannya akan terkabul.

Tapi lucunya banyak yang gagal, dan rombongan tim kami juga tidak ada yang berani mencoba, takut nggak bisa keluar.

Candi Sepilar itu bisa dibilang bagian Yoni-nya nah kalau bagian Lingganya kalian bisa ambil arah kanan dari sepilar, melewati sendang drajat dan akan ketemu tempat ini.



Sejujurnya kami tidak tahu tempat ini bernama apa, jika kalian tau dengan senang hati kami tunggu di kolom komentar.

Jadi tempat ini bukan merupakan jalur untuk menuju puncak Arjuna.
Letaknya juga cukup jauh dari Candi Sepilar dan ya itu singup sekali, seperti menuju ke tempat antah berantah.

Jujur pada saat sampai disini isinya cuman merinding.

Sebenarnya masih ada tempat-tempat yang memiliki mitos kuat di gunung ini, seperti Jawa Dwipa atau lali jiwo, tapi akan kami bahas pada pengalaman pendakian Gunung Arjuna di kesempatan berikutnya.

Jadi jangan pernah berhenti untuk mengeksplor keindahan Negeri ini.

Dari Arjuna kita belajar, tidak hanya mengenai gunung, tanjakan dan puncak.
Tetapi juga tentang nilai-nilai kehidupan dan sejarah bangsa yang juga wajib kita lestarikan.

Selamat Berpetualang !!!!
Jalur Pendakian Gunung Arjuna dan Tempat Mistisnya Jalur Pendakian Gunung Arjuna dan Tempat Mistisnya Reviewed by panorlens on 12:43 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.