Pendaki Pemula Harus Baca Tips Ini

Setiap pendakian pasti memerlukan persiapan.

Apalagi untuk pendaki pemula yang belum memiliki pengalaman pendakian sama sekali.

Tips-tips di bawah ini, mungkin akan sedikit membantu persiapan pendakian pertama kalian. Jika dirasa belum cukup kalian boleh menambahkannya di kolom komentar.

Semakin banyak referensi semakin baik.

Oke inilah tips untuk kalian pendaki pemula :

1. Mempersiapkan Fisik Sebelum Pendakian


Tips ini adalah tips standar yang harus kalian lakukan. Dan semua pendaki akan menyarankan hal ini.

Sebelum mendaki pastikan kalian sudah mempersiapkan kekuatan fisik sebelumnya.

Minimal 2 minggu sebelum pendakian buatlah jadwal untuk joging.

Fisik yang prima menjadi modal paling utama untuk pendakian gunung.
Apalagi untuk pendaki pemula, akan sangat keteteran saat melakukan pendakian jika tidak mempersiapkan fisik terlebih dahulu.

2. Membuat Riset Tentang Gunung yang Akan Kalian Daki 

Riset ? kayak penelitian ilmiah aja !

Ya memang, kalian harus riset seperti apa gunung yang akan kalian daki. Risetnya simpel langsung ke Google aja, hehe

Hal yang harus kalian cari tau sebelumnya antara lain :

  • Jalur Trekking-nya. Cari tau seberapa jauh jaraknya, berapa pos yang harus ditempuh, ada sumber air atau tidak. Ini akan penting untuk patokan kalian dalam pendakian.
  • Estimasi Waktu Tempuh. Setelah tau jauh jaraknya, kalian harus riset estimasi waktu tempuh perjalanannya, hal ini akan mempermudah kalian untuk mengukur waktu dalam perjalanan.
  • Cara Menuju Gunung Tersebut. Jika kalian tidak membawa kendaraan pribadi, kalian harus cari tau kendaraan umum apa yang bisa mencapai pos pendakian gunung yang akan kalian daki tersebut.
  • Kelengkapan Lain yang Harus di Lengkapi. Beberapa gunung di Indonesia memerlukan berkas izin tambahan sebelum kalian dapat memulai pendakian. Misalnya, jika kalian ingin mendaki gunung Semeru kalian harus mempersiapkan surat keterangan sehat dari dokter, foto copy KTP dan materai. Bahkan di gunung lain ada yang mewajibkan registrasi online terlebih dahulu.
3. Bawa Barang Sesuai Kebutuhanmu

Yang tau tubuhmu ya dirimu sendiri.

Karena itu, pastikan barang bawaan untuk menunjang kebutuhan khusus kalian harus dipersiapkan secara baik.

Jika kebetulan kalian ada penyakit tertentu, misal asma atau alergi dingin. pastikan selalu bawa obat-obatan untuk menyelamatkan dirimu sendiri.

Akan sangat merepotkan teman perjalananmu, jika tiba-tiba kamu terserang asma dan lupa tidak bawa obatnya. Tidak jadi masalah jika ada teman yang juga kebetulan membawa obat asma, jika tidak ?

Sekali lagi, yang tau tubuhmu ya dirimu sendiri.

4. Buat Tim Pendakian 


Buatlah tim dan jangan sok jago dengan mendaki seorang diri.

Dalam pendakian yang kebetulan semua rombongan masih pemula, cobalah buat tim dengan anggota jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit. 

Yang sedang-sedang saja.

Karena berdasarkan pengalaman melakukan pendakian lebih dari 10 orang dan semuanya masih pemula akan menyusahkan rombongan kalian sendiri.

Buat tim antara 4-6 orang dalam satu rombongan.

Akan lebih baik jika salah satu atau salah dua orang dari rombongan ada yang sudah berpengalaman dan dapat dijadikan pemimpin tim.

5. Pembagian Tugas Dalam Tim

Setelah membentuk tim pendakian, hal yang harus kalian lakukan selanjutnya adalah membagi tugas kepada anggota tim.

Dari jumlah anggota tim kalian bagilah tugas sesuai kemampuan dan kekuatan masing-masing. 

Misalnya yang badannya kokoh dan berisi, diberi tugas membawa tenda dan barang-barang berat lainnya.

Sedangkan yang kurang meyakinkan diberi tugas membawa makanan atau barang-barang yang ringan.

Pembagian tugas dapat mempermudah kalian dalam perjalanan. 

Karena semua anggota tim memiliki tanggung jawab masing-masing dan dapat saling melengkapi.

6. Berdoa Sebelum Pendakian

Berdoa adalah sesuatu yang wajib kalian lakukan. Tapi banyak juga yang sering kelupaan berdoa sebelum memulai pendakian.

Karena melakukan pendakian sama saja kalian telah memasuki alam liar. 
Ya, di alam liar kalian tidak bisa menebak kejadian apa yang akan terjadi.

Dengan berdoa, kita berharap dimudahkan dan dilancarkan dalam perjalanan.

Ohya, sebelum pendakian kalian harus meminta izin kepada orang tua agar di doakan selamat sampai tujuan.

Jangan sekali-kali meremehkan kekuatan doa ya Gaes !

7. Selalu Berjalan Dalam Satu Rombongan


Penyakit pendaki pemula biasanya adalah tingkat egoisnya yang tinggi. 
Terkadang juga sering ingin terlihat paling kuat dibanding teman-temannya.

Untuk terlihat kuat terkadang pendaki pemula lebih cenderung meninggalkan teman-temannya jauh di belakang tanpa adanya diskusi terlebih dahulu.

Tidak jadi masalah jika berjalan lebih cepat dari anggota tim yang lain demi kebaikan tim tersebut. 

Contohnya, salah seorang pergi lebih dulu untuk mencari spot mendirikan tenda karena malam akan segera tiba.

Sangat menyenangkan berjalan bersama dalam rombongan. Akan banyak cerita menarik yang bisa didapat. 

Setia terhadap rombongan akan semakin mempererat persahabatan.

Satu istirahat yang lain juga ikut istirahat. 

Berjalan pelan-pelan asalkan selamat.

8. Puncak Adalah Bonus 

Jangan pernah memaksakan diri untuk mencapai puncak jika memang tidak memungkinkan.

Memang akan terasa kurang jika mendaki tak sambangi puncak tertinggi.

Tapi pendakian tidak semata-mata hanya puncak, namun proses perjalanan dan pengalamannya yang lebih berharga. 

Dan yang paling penting dalam sebuah pendakian adalah bisa kembali berkumpul dengan keluarga dengan selamat dan sehat.

Puncak gunung tidak akan lari. Dia tidak berpindah, jika belum mampu berada disana hanya soal waktu yang belum mengizinkan.

Coba lain kali dengan persiapan yang lebih matang.

Ingat puncak itu bonus, perjalanan dan pengalaman yang segalanya.

Dalam pendakian, jangan sekali-kali merusak alam sekitar.
Bawa turun sampahmu.
Agar alam Indonesia ini tetap lestari. 




Pendaki Pemula Harus Baca Tips Ini Pendaki Pemula Harus Baca Tips Ini Reviewed by panorlens on 18:22 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.