Gunung Semeru : Puncak Para Dewa Dengan Sejuta Pesona

Mahameru, Gunung legendaris yang katanya dibawa langsung dari india ke tanah jawa,
untuk memaku pulau jawa yang kala itu terapung di samudra.

Mahameru katanya adalah tempat bersemayamnya para dewa-dewa.
Mungkin dewa erlang juga ada disitu.

Gunung ini bisa dibilang gampang-gampang susah untuk didaki. Tapi tidak semudah seperti yang ada di 5 cm ya.
Karena tidak sedikit nyawa yang melayang di mahameru, jadi jangan sembarangan kesana tanpa persiapan yang cukup.

Sudut di Jalur pendakian mahameru semuanya sangat menarik, bahkan dari awal pendakian kalian sudah disuguhi 
keindahan Ranu Pane sebagai basecamp pendakian Gunung Semeru.

Tidak percaya semeru indah ? 
okey, kita mulai penjelajahan mulai dari yang paling tinggi.


Matahari Terbit di Puncak Mahameru
Puncak Gunung Semeru adalah idaman bagi para pendaki untuk menginjakkan kakinya disana.
Di atas sana, kalian dapat melihat pemandangan yang luar biasa.

Tapi perjuangan kalian untuk mencapai kawah Jonggring Saloka itu tidak akan mudah.
Jalur berpasir dengan kemiringan mencapai 70 drajat akan membuatmu kualahan.
Yang menarik, kawah Gunung Semeru ini dapat mengeluarkan semburan asap setiap 15-30 menit sekali.

Untuk rata-rata summit attack di mahameru ditempuh kurang lebih 5-6 jam dari camp Kalimati. 
Mungkin juga bisa lebih tergantung kekuatan masing-masing.
Tapi lucunya untuk turun, kalian hanya butuh waktu 2 jam saja.

Perlu dijadikan perhatian. 
Melakukan pendakian ke puncak Semeru berarti kalian telah melepaskan diri kalian dari asuransi yang melindungi kalian jika terjadi apa-apa. 

kalau kata bang Genta, "Setelah berdoa, cuman disiplin yang bisa bikin kita selamat"

Jadi selalu berhati-hati dan jangan lupa berdoa.

Ohya kalo kalian pendaki pemula baca dulu Tips Untuk Pendaki Pemula

Bisa diliatkan curamnya kayak gimana

Setelah menuruni puncak mahameru tempat yang menjadi tujuan selanjutnya adalah camp Kalimati.
Karena memang barang-barang kalian harus di tinggal di Kalimati, 
karena sangat beresiko membawa banyak barang menuju puncak mahameru.

Di Kalimati kalian akan menjumpai tanah lapang yang sangat luas dan menjadi tempat yang pas untuk mendirikan tenda.

Dari Kalimati kalian bisa melihat puncak mahameru dengan jelas.

Sebenarnya di kalimati juga ada rumah permanen,
tetapi rumah itu sekarang dijadikan basecamp untuk para porter dan guide yang menemani rombongan pendakian.

Untuk masalah persediaan air kalian tidak usah khawatir, 
karena di Kalimati ada Sumber mani yang merupakan sumber air yang dapat kalian manfaatkan.

Ohya, di Kalimati sekarang sudah ada banyak penjual makanan dan minuman, 
Lumayan, bisa jadi alternatif kalo males masak dan males jalan ke sumber air .

Puncak Mahameru Terlihat Jelas Dari Kalimati

Menuju kebawah lagi kalian akan melewati daerah jambangan, kemudian turun sedikit kalian akan sampai di Cemoro kandang.
Kemudian jalan dikit lagi kalian akan sampai di Oro-oro ombo.

Jika sedang musimnya, 
kalian akan menemukan tanah lapang yang luas dengan hamparan tumbuhan ungu yang menyejukkan hati.

Foto Milik @mrtbella
Bunga yang katanya lavender itu, mencapai puncak mekarnya pada sekitar bulan Maret sampai Juni. 
Jika sudah melewati bulan itu biasanya warna ungunya berubah menjadi coklat karena mengering.

Jadi pastikan kalian mendaki antara bulan Maret-Juni jika ingin menikmati pemandangan seperti itu.

Foto Milik @mrtbella
Puas belum di padang lavendernya ?

Kalo sudah, kalian akan naik satu bukit lagi dan akan menemui penampakan di bawah ini 

Ranu Kumbolo dikala Pagi

Tempat ini adalah surganya gunung Semeru.
Tidak ada yang bisa menolak keindahan Ranu Kumbolo.

Jaman dahulu Ranu Kumbolo dianggap sebagai air suci. Seperti yang tertulis di petilasan yang ada di area Ranu Kumbolo. 

Kata para pendaki, jangan mendirikan tenda di dekat petilasan. Katanya, bakal diusilin sama yang nggak keliatan. hiii

Ketika mendaki gunung Semeru wajib rasanya untuk singgah semalam untuk menikmati indahnya Ranu Kumbolo ini.
Danau ini akan membuat kalian terhipnotis dan sejenak melupakan permasalahan dan beban pikiran.

Jujur saja terakhir ke Ranu Kumbolo penampakannya menjadi lebih kotor dan lumayan banyak sampah.

Lebih parahnya lagi banyak sekali ranjau manusia di semak-semak. hiiii

Kalo diibaratkan wanita cantik, super model pun pasti pernah ngupil dan kentut sembarangan. 
Begitu juga Ranu Kumbolo selain keindahan pasti juga ada kekurangan.

Ya namanya hidup memang tidak ada yang sempurna.  

Tapi peringatan buat kalian yang suka menebar ranjau, ya mbok itunya di timbun, masak kalah sama kucing. heheh

Dari Ranu Kumbolo hingga ke Ranu Pane, biasanya ditempuh dalam waktu 3 sampai 4 jam. 

Dalam perjalanan itu kalian juga akan disuguhi panorama yang tidak akan membuat kalian bosan.

Ingat ya, sebelum mendaki gunung pastikan kalian sudah mempersiapkan segalanya dengan maksimal. Untuk mengantisipasi kejadian yang berada diluar rencana kalian.

Selalu jaga alam sekitarmu, agar alam Indonesia tetap lestari.


Share this:

2 comments :

  1. Wahaaaa..jadi, dalam satu pendakian di Mahameru kita disuguhkan dengan berbagai panorama yang gak biasa?? Eaaaa jadi mupeng kan kalo begini xD terutama yang padang lavender ituu mamaaa bawa daku kesana T.T
    Oke ada beberapa pertanyaan: kira2 butuh waktu berapa hari untuk bisa menikmati mahameru dgn segala pesonanya disana? Trus sepertinya medan untuk mencapai puncaknya itu warbyasah, apa pendaki pemula sanggup? Trus, apa kita bisa ketemu dewa arjuna?/eh

    Sedikit saran biar artikelnya makin ketje buat dibaca xD, untuk penulisan tempat sebagian udah bener pake huruf kapital, tp sebagian lagi masih huruf kecil, so u know what to do hehee

    Maafkan komen yg terlalu panjang dan tidak berfaedah ini, semangat terus untuk nulis artikelnya!! Demi apa ini kaya MTMA versi web-nya! XD
    Dan bersabarlah karena saya akan bom setiap artikel di kotak komen fufufu~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuih terima kasih atas sarannya akan ditampung,
      ya main main lah ke semeru biar ketemu dewa erlang haha

      Delete

 
Copyright © Panorlens. Designed by OddThemes